Jumat, 24 April 2015

TAEKWONDO TRIP

TAEKWONDO TRIP



Taekwondo itu ??? itu jg hal yang aku tnyakan pada diriku pribadi sewaktu aku kelas 3 SMP, aku pertama kali mengenal olahraga beladiri taekwondo dari pertunjukan yang ada disekolah aku.






Taekwondo (juga dieja Tae Kwon Do, Taekwon-Do) adalah olahraga bela diri asal Korea yang juga populer di Indonesia, olah raga ini juga merupakan olahraga nasional Korea. Ini adalah seni bela diri yang paling banyak dimainkan di dunia dan juga dipertandingkan di Olimpiade.
Dalam bahasa Korea, hanja untuk Tae berarti "menendang atau menghancurkan dengan kaki"; Kwon berarti "tinju"; dan Do berarti "jalan" atau "seni". Jadi, Taekwondo dapat diterjemahkan dengan bebas sebagai "seni tangan dan kaki" atau "jalan" atau "cara kaki dan kepalan". Popularitas taekwondo telah menyebabkan seni ini berkembang dalam berbagai bentuk. Seperti banyak seni bela diri lainnya, taekwondo adalah gabungan dari teknik perkelahian, bela diri, olahraga, olah tubuh, hiburan, dan filsafat.


itu pengertian taekwondo menurut wikipedia hehehe soalnya saya ga tau pengertiannya, mharap maklum hehe

saya memulai perjalanan di taekwondo setelah tamat dari SMP, aku mulai mwngikuti kegiatan latihan rutin taewknodo di dojang aku, yaitu sekolah aku di SMP NEGERI 2 PEMATANGSIANTAR, 

yaa dari situ aku mulai tau, apa namanya olahrag taekwondo, dan disitu juga aku mendapatkan keluarga baru, teman baru dan ilmu yang baru juga tentunya :))

yaa dari olahraga taekwondo aku belajar bagaimana menghargai waktu, belajar disiplin dan semangat juang yang tinggi. selama aku sebulan belajar taekwondo aku mengalami banyak perkembangan dan  aku diikutkan oleh pelatih aku yang bernama Bismar Sibuea untuk ikut berpartisipasi dalam ajang kejuaraan taekwondo sekota Pematangsiantar, aku pun pertama masih ragu dengan kemampuan bela diriku, tapi berkat dorongan orang2 terdekat dan teman teman aku, aku pun ikut ambil bagian dalam kompetisi itu,
tetapii.....orang tua aku malah tidak setuju dengan aku mengikuti kompetisi taekwondo sekota Pematangsiantar, aku pun membuat yakin kedua orang tua ku akhirnya mereka mengijinkan walaupun mereka masi ada hal yang mengganjal dalam diri mereka bahwa mereka takut aku kenapa2 dalam kompetisi itu,

aku pun mengikuti kompetisi itu untuk pertama kalinya dalam hidupku, tapi dengan semangat dengan orang2 yang terdekat, aku pun bertekad untuk bisa memenangkan kejuaraan taekwondo ini untuk membawa pulang membawa emass....

dan Gilirian aku pun mulai, aku pun mendapat lawan yang lumayan cukup membuat aku takut diawal2 pertandingan, tapii aku punya semangat dan tekad bulat untuk mememnangkan pertandingan ini, dann akhirnya setelah aku mendapat kan tendangan yang cukup keras dikepala lawan aku, aku makin bersememangat untuk memnangkan ini, dan setelah pertandingan usai, aku mendapat skor yang cukup tinggi dari juri, dan akhirnya aku pun menjuarai pertandingan itu.......

to be continued

itu ceritaku untuk hari ini, apa ceritamu ?? :D 

KONFERENSI ASIA AFRIKA HASILKAN 3 DOKUMEN

KONFERENSI ASIA AFRIKA HASILKAN 3 DOKUMEN
                                
Konferensi Asia Afrika yang berlangsung sejak tanggal Rabu, 22 April 2015 akhir pekan lalu, secara resmi ditutup pada Kamis 23 April 2015 sore ini. Presiden Joko Widodo sebagai co-chair dari Konferensi Tingkat Tinggi ini membacakan hasil dari pelaksanaan konferensi tersebut.

"Para menteri telah menyampaikan tiga dokumen akhir untuk kita adopsi," ujar Jokowi di hadapan para peserta KAA.

Pertama, kata dia, adalah Pesan Bandung 2015 yang berisi penguatan kerja sama selatan-selatan untuk mendukung perdamaian dan kemakmuran.

Kedua, deklarasi penyegaran kemitraan strategis baru Asia Afrika. Ketiga, deklarasi tentang Palestina.

Jokowi mengatakan, proses penyusunan dilakukan terbuka dan inklusif yang mencerminkan rasa kepemilikan semua pihak yang terlibat. Dia yakin konsep yang disepakati ini merefleksikan jiwa Dasasila Bandung dan pandangan serta kepentingan semua negara peserta.

"Dengan persetujuan Yang Mulia, ketiga dokumen ini akan kita sahkan sebagai hasil dari Konferensi Asia Afrika 2015. Ketiga dokumen hasil konferensi saya sahkan," kata Jokowi,  sambil mengetuk palu tiga kali tanda berakhirnya pelaksanaan KAA.

Seperti diketahui, rangkaian kegiatan KAA telah dimulai sejak 19 April dengan ditandai pertemuan Senior Official Meeting. Pada forum SOM itu digodok sejumlah isu yang kemudian dimasukkan dalam tiga dokumen yang menjadi hasil akhir KAA.

Pada 22 April, seluruh kepala negara dan kepala pemerintahan berkumpul dan menyampaikan pandangannya satu per satu. Pada intinya, mereka sepakat meningkatkan kerja sama selatan-selatan dalam menjaga stabilitas kawasan hingga kemakmuran bagi seluruh negara Asia-Afrik. Seluruh kepala negara dan kepala pemerintahan juga sepakat untuk tetap memperjuangkan Palestina sebagai negara merdeka.

Pada saat KAA tahun 1955, semangat melawan kolonialisme begitu kuat. Saat itu, hanya beberapa saja negara di kawasan Asia dan Afrika yang merdeka. Namun, 60 tahun kemudian, hampir seluruh negara Asia-Afrika merdeka, kecuali Palestina. Setelah pelaksanaan KAA selesai, seluruh kepala negara dan kepala pemerintahan akan mengikuti peringatan KAA ke-60 dengan melakukan historical walk dari Hotel Savoy Homan menuju Gedung Merdeka, di Bandung, Jawa Barat pada Jumat (24/4/2015) besok.



Source : kompas.com

Jumat, 03 Oktober 2014

Trend Gadget Jadi Gaya Hidup Masa Kini

Trend Gadget Jadi Gaya Hidup Masa Kini

Gadget Trend Masa Kini – Dewasa ini, bahkan satu bulan ini saja hampir dapat dipastikan bahwa ada yang berencana membeli gadget terbaru. Apa sih gadget itu?

Gadget adalah suatu peranti atau instrumen yang memiliki tujuan dan fungsi praktis spesifik yang berguna yang umumnya diberikan terhadap sesuatu yang baru. Perangkat elektronik yang bisa dibawa kemanapun dengan praktis ini dianggap dan dirancang secara berbeda dan lebih canggih dibandingkan teknologi normal yang ada pada saat penciptaannya.


Gadget sekarang ini menjadi alat komunikasi yang sangat penting dan paling di gemari. Di zaman yang serba instant ini di butuhkan sekali komunikasi yang cepat untuk mendapatkan informasi terkini. Selain di jadikan alat komunikasi gadget sudah menjadi trend an gaya hidup di masyarakat era globalisasi. Salah satu diantaranya adalah penggunaan Handphone yang sekarang sudah banyak di konsumsi oleh masyarakat dan sudah menjadi kebutuhan yang sangat penting. Orang menggunakan handphone bukan lagi hanya sebagai alat komunikasi belaka atau hanya untuk menelpon atau mengirimkan sms. Tetapi juga menggunakan fasilitas-fasilitas dalam handphone misalnya kamera digital,musik mp3 dan fasilitas-fasilitas lainnya yang memberikan kenyamanan pada si pengguna handphone

Sejarah handphone

Di era globalisasi ini masyarakat sudah menjadi masyarakat informasi di mana mereka lebih mengutamakan akses informasi. Informasi seolah menjadi kebutuhan yang sangat pokok yang tidak bisa mereka abaikan di situ saja. Karena itu masyarakat zaman sekarang yang nota bene masyarakat informasi sangat membutuhkan media komunikasi yang bisa menyampaikan informasi secepat mungkin. Dengan semakin berkembangnya teknologi, penemuan alat komunikasipun makin canggih Misalnya saja handphone. Siapa tak kenal handphone atau ponsel (telepon selular)? Diperkenalkan pada tahun 1980-an, kini peralatan komunikasi ini sudah jadi perlengkapan sehari-hari.

Revolusi di bidang pertelekomunikasian memang telah sampai pada tahapan yang dahsyat. Ketika aktivitas sehari-hari telah begitu overlaps (saling tumpang tindih), peralatan canggih ini selanjutnya menjadi alat yang menentukan. Ia bisa digunakan sebagai penyampai pesan dan kabar penting selain sebagai media untuk perbincangan ringan, yang mana kaum muda biasa menyebutnya ‘ngobrol gaul’.

Ponsel sendiri sebenarnya bukan peralatan yang benar-benar canggih. Alat ini pada prinsipnya hanyalah sebuah radio transceiver (transmitter-receiver/pengirim-penerima) biasa, mirip walkie-talkie atau handie-talkie yang kerap jadi perlengkapan standar polisi atau petugas sekuriti. Bagian utama dari peralatan telekomunikasi ini adalah osilator sebagai pembangkit sinyal radio, penguat frekuensi radio, pencampur (mixer), pencacah gelombang (detector), dan penguat sinyal audio

handphone menjadi gaya hidup

Seiring dengan terus berkembangnya perusahaan yang memproduksi handphone sehingga bermunculan handphone-handphone dengan berbagai macam merek, dan harganya yang semakin terjangkau bukan hanya oleh si kaya tetapi hamper setengah penduduk khususnya di Indonesia menggunakan handphone. Sehingga handphonesudah menjadi alat yang setengah primer di kalangan masyarkat Indonesia. Bahkan orang menggunakan handphone bukan karena fungsi dasarnya. Tampilan handphone dan fasilitas-fasilitas yang terdapat di dalammya yang menjadi pertimbangan orang dalam membeli dan memlih handphone yang akan dsi gunakan. di masyarakat orang yang menggunakan handpone terbaru dan tercanggih akan menambah kepercayaan dirinya dan di anggap “wah” oleh orang lain. Handphone sudah bukan merupakan alat komubikasi saja twetapi menggunakan handphones sudah menjadi sebuah “gengsi” di masyarak Indonesia.

Kesimpulan Dan Saran

A. Kesimpulan

Handphone sudah bukan menjadi alat komunikasi saja diera globalisasi ini, tetapi juga sudah menjadi kebutuhan yang sangat pokok bagi masyarakat informasi. Selain itu juga handphone sudah menjadi gaya hidup masyarakat masa kini. Peluang ini dimanfaatkan oleh pihak perusahaan yang memproduksi alat komunikasi ini.

B. Saran

Bagi pengguna handphone, hendaknya harus pintar-pintar dalam memilih produk handphone yang akan digunakan. Jangan hanya tergiur dengan harga murah dan tampilan fisiknya saja. Pengguna juga harus bisa memilih merk handphone yang sudah dipercaya di masyarakat dunia.


http://ardiantopamungkas.blog.com/2011/01/09/trend-handphone-jadi-gaya-hidup-masa-kini/

Sabtu, 05 Juli 2014

MENUJU PEMILU YANG ADIL, JUJUR DAN BERSIH

MENUJU PEMILU YANG ADIL, JUJUR, DAN BERSIH

BAB I
PENDAHULUAN
A. Latar Belakang
Pemilihan umum (pemilu) di Indonesia pada awalnya ditujukan untuk memilih anggota lembaga perwakilan, yaitu DPR, DPRD, dan DPD. Setelah amandemen ke-IV UUD 1945 pada 2002, pemilihan Presiden dan Wakil Presiden (Pilpres), yang semula dilakukan oleh MPR, disepakati untuk dilakukan langsung oleh rakyat sehingga pilpres pun dimasukan ke dalam rezim pemilihan umum. Pilpres sebagai bagian dari pemilihan umum diadakan pertama kali pada pemilu 2004. pada 2007, berdasarkan UU No.22 Tahun 2007, pemilihan Kepala Daerah dan Wakil Kepala Daerah (Pilkada) juga dimasukan sebagai bagian dari rezim pemilihan umum. Ditengah masyarakat, istilah “pemilu” lebih sering merujuk kepada pemilu legislatif dan pemilu presiden dan wakil presiden yang diadakan lima tahun sekali.

B.     Rumusan Masalah
Agar makalah ini lebih tersusun rapi maka perlu dibuat suatu rumusan masalah sebagai acuan dalam penulisan makalah ini. Adapun rumusan masalahnya adalah
a.       Sosok yang muncul menjadi bakal calon presiden Indonesia 2014-2019
b.      Bagaimna kekuatan mesin politik dalam pemilu 2014





c. ISI
Kandidat-kandidat Calon Presiden (Capres) akan bertarung di Pemilu Presiden dan Wakil Presiden Indonesia berikutnya akan diselenggarakan pada tahun 2014. Ini akan menjadi pemilihan presiden langsung ketiga di Indonesia, dan bagi presiden yang terpilih akan mempunyai jabatan tersebut pada jangka waktu sampai lima tahun.
Berikut adalah kandidat-kandidat Capres untuk Pilpres 2014:
Prabowo Subianto, Ketua Dewan Pembina Partai GERINDRA
Joko Widodo, Gubernur DKI Jakarta

liki gambaran siapa gerangan yang akan berkuasa di negeri ini. Meskipun berpenduduk mayoritas muslim, namun dominasi kemengan partai abangan atau nasionalis tetap terjadi. Masyarakat yang mayoritas muslim tidak serta merta memilih partai yang berbasis keislaman.

Sebaliknya partai yang duduk di tiga teratas adalah partai nasionalis; PDI, Golkar dan Gerindra. PDIP nampaknya memiliki kesempatan besar kali ini untuk mengusung Jokowi sebagai presiden. Setelah diumumkan beberapa hari menjelang pencoblosan, Partai berlambang banteng ini mulai bergerilya mencari pendukung untuk pemenangan pemilu. Hasilnya PDI menurut hasil survey menduduki urutan pertama dengan perolehan suara mendekati 20 persen. Perolehan suara ini nampaknya masih sangat mengecewakan PDIP, pasalnya target perolehan mereka minimal adalah 25 persen.

Sementara itu, Partai Golkar nampaknya masih ada di hati masyarakat, meskipun partai ini sempat hampir pudar pasca kejatuhan Suharto, tetapi sampai pada pecoblosan 9 April 2014 Partai ini masih memiliki posisi yang sangat setrategis. Dengan perolehan suara yang lebih dari 10 persen, partai ini masih memiliki kekuatan dibandingkan dengan partai-partai islam lainnya. Itulah sebabnya partai ini dengan percaya diri sudah mengajukan ARB, Abu Rijal Bakri sebagai calon presiden.

Partai pendatang baru yang mendapat berkah pada pencoblosan kali ini adalah Gerindra. Partai baru ini langsung melejit berkat karisma Prabowo. Sistem komunikasi effectif yang digunakan partai ini nampaknya mampu mendongkrak elektablilitas partai ini hingga menjadi 3 besar. Meningkatnya pendapatan suara partai berlambang kepala garuda ini juga tidak lepas dari idealisme Prabowo yang nampaknya memang menjanjikan masyarakat Indonesia. Sebagai mantan Jendral Prabowo nampaknya mampu menggiring opini publik dengan pidato-pidatonya yang lantang dan tegas. Gagasan yang digaungkan oleh prabowo pun lebih jelas daripada calon lain. Jika dibandingkan dengan Jokowi yang meskipun medapat dukungan di berbagai lembaga survey, tetapi dari segi idealisme dan impian indonesia belum pernah terlihat.

Melihat peta politik pasca pencoblosan 9 April, nampaknya hanya ada tiga kekuatan besar yang sudah nampak di depan mata. Hal ini terutama jika dilihat dari perolehan suara partai. Jokowi representasi dari PDIP, ARB Golkar sedang Prabowo Gerindra. Dari tiga calon kuat ini nampaknya hanya Jokowi dan Prabowo yang akan mendominasi arus suara pada pemilihan presiden. Hal ini mengingat dua calon ini sampai saat ini belum ada celahnya. Berbeda halnya dengan ARB yang bakal mengalami keberatan di beberapa daerah mengingat ARB masih memiliki hutang pada rakyat Jawa Timur, khususnya masalah Lapindo yang sampai saat ini belum bisa diselesaikan.

Tiga arus besar yang sudah mendominasi percaturan bursa calon presiden itu nampaknya akan memudar jika partai-partai islam bersatu. Partai islam sebenarnya memiliki kekuatan strategis dalam bargaining politik di dalam memperebutkan kursi kekuasaan di negeri ini. Sayangnya, dalam beberapa kesempatan salah satu partai islam sudah menyatakan diri untuk tidak berkoalisi. Hal ini tentu akan menjadi masalah tersediri sehingga partai-partai islam yang seharusnya memiliki kekuatan sekitar 30an persen ini akan terbuang percuma.

Partai yang berbasis ke-islaman nampaknya memang akan sangat berat untuk melakukan koalisi mengingat mereka tidak memiliki tokoh central yang bisa menyatukan mereka. Jika saja mereka mau sebenarnya ada tokoh Jusuf Kala yang memiliki track record bersih. Tokoh ini lumayan memiliki kekuatan, meskipun secara politik dia tidak memiliki partai. Isu yang berkembang JK akan disandingkan dengan Jokowi nampaknya hanya sebuah isu belaka. Bisa jadi isu ini untuk memecah agar partai-partai Islam tidak bisa bersatu.

Melihat peta perpolitikan yang sedemikian kompleks, tidak ada satu partai pun yang melebihi 25 persen perolehan suara. kepemimpinan negeri ini akan di bawa pada dua kekuatan nasional yang berbeda. Jokowi merupakan representasi kepemimpinan yang santun dan sederhana sedang representasi kedua adalah Prabowo. Dua calon presiden ini nampaknya akan mengerucut menjadi kekuatan besar yang akan menjadi pilihan rakyat negeri ini.

Mengingat budaya ketimuran masih sangat kuat bercokol di dalam masyarakat kita. Rakyat Indonesia masih menggandrungi model kepemimpinan seperti Jokowi yang bisa mendamaikan mereka. Model kepemimpinan yang santun dan sederhana adalah pilihan mayoritas masyarakat negeri ini. Meskipun demikian model kepimpinan Jokowi bukanlah sebuah kepemimpinan yang ideal mengingat pembangunan nengeri ini membutuhkan terobosan-terobossan besar. Masih banyak masalah besar yang membutuhkan pemimpin yang visioner dan berani di dalam mengambil langkah penyelesaian masalah bangsa ini.


Idealnya, Prabowo memiliki potensi besar di dalam menyelesaikan persoalan di negeri ini. Prabowo memiliki ketegasan yang bisa menyelesaikan persoalan-persoalan riil bangsa ini. Meskipun Prabowo nampaknya akan menghadapi tantangan besar baik dari dalam maupun dari luar, terutama negara-negara yang merasa terancam kepentingannya dinegeri ini. Disamping itu rakyat juga belum terbiasa dengan model kepemimpinan yang visioner seperti Prabowo. Figur karismatik yang santun dan rendah hati nampaknya yang masih akan mendominasi model kepemimpinan yang dikehendaki rakyat negeri ini.

Selasa, 01 Juli 2014

LINGKUNGAN HIDUP

Lingkungan Hidup



Indonesia merupakan negara dengan kekayaan lingkungan hidup yang tiada terkira, sayangnya tingkat kerusakan lingkungan hidup di Indonesia juga sangat tinggi dan mimiriskan. Yang menyebabkan Hutan kita semakin berkurang populasinya dan semakin menyedihkan

Pemanasan global adalah suatu isu serius yang membutuhkan aksi sesegera mungkin untuk bisa diselesaikan. Kita tidak dapat membiarkan diri untuk menunda-nunda ketika berkaitan dengan pemanasan global karena semakin lama kita menunda akan semakin besar juga efeknya untuk planet kita ini.

Menyelamatkan planet kita merupakan hal yang sangat penting untuk generasi masa depan. Dengan melakukan hal tersebut berarti kita memberikan kesempatan kepada mereka untuk bergembira dan tumbuh berkembang seperti yang kita lakukan di Bumi sekarang ini. Karena apa yang kita miliki sekarang merupakan pinjaman dari generasi sebelum kita untuk diteruskan ke generasi sesudah kita. 

Namun kenyataannya planet kita saat ini terancam dengan berbagai macam jenis resiko dan bahaya termasuk menipisnya lapisan ozon, polusi dan pembalakan hutan liar serta masih banyak ancaman lainnya.

Maka dari itu di sini di perlukan peran dari setiap Individu untuk bisa menjaga lingkungan hidup di sekitar kita. Diharapkan  partisipasinya untuk bekerjasama saling bantu membantu dalam menghentikan pemanasan global.

Ingat bahwa melakukan suatu tindakan untuk menyelamatkan planet ini, bukan berarti harus dengan pergi ke hutan hanya untuk menanam satu pohon. kamu dapat melakukan hal yang sama dengan tepat cukup dihalaman belakang atau depan rumah kamu.

Kamu akan selalu dapat melakukan sesuatu dari rumah kamu yang nyaman, mungkin itu dari go green, go clean ataupun kedua-duanya, ingat kamu juga dapat go save! Mulai dari sekarang bukan besok. Usahakan untuk mengurangi limbah rumah tangga. Juga, pergunakan kembali, daur ulang ( 3R ) Reuse Reduce Recycle

Terakhir, mendukung penggunaan produk-produk daur ulang dan memanfaatkan produk tersebut secara penuh juga merupakan salah satu cara untuk membantu menyelamatkan planet kita ini.


Salam go green J


Senin, 30 Juni 2014

PEMIMPIN DI MASA DEPAN

PEMIMPIN DI MASA DEPAN


  
Beberapa bulan lagi negara kita akan menggelar pesta demokrasi, ajang pemilihan pemimpin yang yang akan memimpin Indonesia. Di sanalah nasib jutaan rakyat Indonesia dipertaruhkan, apakah akan ada lebih baik, stagnan, atau malah semakin terpuruk negara kita ?

Inilah pertanyaan bagi pemimpin di masa depan yang selalu di pertanyakan oleh rakyat. Apakah pemimpin di masa depan ini bakal bisa memimpin Indonesia yang lebih baik,maju,adil, dan makmur  atau hanya akan membawa Inonesia ke arah yang lebih terpuruk atau hanya jalan di tempat.

Memilih seorang pemimpin bukan perkara mudah, tak sekedar masuk bilik, mencontreng lalu pulang. Tak bisa hanya dilihat sepintas wajahnya, atau membaca sekilas profilnya, lantas begitu saja masyarakat memilih. Namun harus benar-benar dipikirkan dengan hati yang lurus dan pemikiran yang jernih. Butuh pendalaman visi dan misi dari para calon pemimpin yang berlaga.

Namun sayang, bagai mencari jarum di tumpukan jerami, seakan suatu khayalan menemukan pemimpin sejati saat ini. Hingga kini para calon pemimpin, bahkan yang telah duduk di kursi kepemimpinan hanyalah mengandalkan pencitraan belaka. Bahkan sebagian sekedar jual tampang dan popularitas. Banyak juga yang di awal kampanye getol menentang korupsi, ternyata malah tersandung kasus korupsi uang rakyat.

Rakyat hanya butuh pemimpin yang dekat dengan mereka, yang bisa mendengar jeritan mereka, jujur dan amanah dalam memegang janji. Bukan yang hanya sekedar mengubar janji lalu melupakan dan megabaikan jani tersebut.


Semoga pemimpin negara yang akan memimpin Indonesia membawa perubahan yang lebih baik untuk Indonesia ke depannya. 

Minggu, 15 Juni 2014

HITAM PUTIH KEHIDUPAN KAMPUS

Termasuk Golongan Manakah Anda ???


Menyandang predikat mahasiswa adalah dambaan banyak orang. Banyak hal yang membuat predikat yang satu ini menjadi incaran dan rebutan bagi siapapun yang suka kenikmatan dunia, antara lain memuaskan dahaga akan ilmu, atau ingin meningkatkan status sosial ekonomi kelak di kemudian hari, bahkan ada juga yang sekedar buat gengsi dan kesenangan. Berbagai alasan inilah yang kelak akan menentukan tipe mahasiswa apakah dia berkiprah di bangku perkuliahan atau tidak, di samping faktor lain yaitu pergaulan yang dipilih.

Menjadi seorang mahasiswa bukanlah hal mudah, namun bisa dipermudah jika kita mau untuk menjalaninya dengan baik. Caranya, kita harus menjalankan kewajiban kita sebagai mahasiswa dengan semestinya. Menjadi mahasiswa jangan hanya sebatas mahasiswa biasa. Kita harus mengikuti arus pergaulan kampus, tentunya pergaulan yang memberikan dampak positif bagi perkuliahan kita.

Nah, kalian pasti pernah dengar istilah “mahasiswa kupu – kupu” alias kuliah pulang – kuliah pulang. Mahasiswa kupu-kupu maksudnya mahasiswa yang kegiatan sehari-harinya kuliah setelah itu langsung pulang. Kalau ada kegiatan tambahan mungkin hanya ke Perpustakaan Kampus dan mereka Apatis terhadap organisasi kemahasiswaan tentu saja merupakan mahasiswa yang hanya memikirkan aktifitas perkuliahannya saja. Ciri-ciri yang telah menjadi kebiasaan mereka yaitu Pada umumnya mahasiswa kupu-kupu mempunyai Indeks Prestasi Kumulatif (IPK) tiga koma lima keatas. Mahasiswa kupu-kupu juga gampang dikenali ketika dikampus. Yakni mahasiswa yang frekuensi kuliahnya tinggi karena selalu mengambil 24 SKS. Akan tetapi mahasiswa jenis ini biasanya tidak terlalu lama tinggal di kampus, diperkirakan usia mereka dikampus antara 3,5-4,5 tahun.

Adapula istilah “mahasiswa kunang-kunang” yaitu kuliah nangkring – kuliah nangkring atau biasa disebut juga nongkrong. Mahasiswa tipe seperti ini biasa ditemukan di tempat-tempat yang ramai seperti rental playstation, kafe, atau pinggir warung. Mereka sering berkumpul hanya untuk santai selepas kuliah atau bercengkrama dengan beberapa teman. Mahasiswa ini relatif lebih mudah ditemui ketimbang mahasiswa kupu-kupu. Karena tempat nangkringnya yang cukup banyak tersebar disekitar kampus. Biasanya mahasiswa jenis ini mempunyai IPK yang tidak terlalu tinggi dan tidak jarang rendah.

Dan juga terdapat juga mahasiswa kuliah rapat – kuliah rapat atau biasa disebut juga “mahasiswa kura-kura”. Cara menemui mahasiswa golongan ini tidak susah. Jika dikampus ada kegiatan semisal diskusi publik atau seminar, mahasiswa golongan ini akan hidup disitu. Entah sebagai peserta, panitia, moderator, atau bahkan pembicara. Tempat lain yang menjadi habitat mahasiswa golongan ini adalah sekretariat organisasinya. Baik sekretariat Unit Kegiatan Mahasiswa, sekretariat Badan eksekutif Mahasiswa, sekretariat Himpunan Mahassiswa dan sekretariat organisasi mahasiswa lainnya. Populasi mahasiswa golongan ini termasuk sedikit, bisa dikatakan hanya 10-15% dari jumlah mahasiswa aktif di setiap kampus. Namun usia mereka ketika hidup dikampus relatif lama, antara 4-7 tahun. Bahkan ada yang sampai berusia 9 tahun.

Nah, dari ketiga kriteria mahasiswa tersebut sekarang tergantung kita, ingin menjadi mahasiswa kupu – kupu, kunang – kunang atau kura – kura  ? dari setiap criteria tersebut mempunyai dampak positif dan negative, tetapi kembali lagi kepada diri sendiri bagaimana kita menyikapi hal tersebut.  Tetapi ada baiknya kalau kita bisa menjadi mahasiswa yang aktif di perkuliahan maupun di luar perkuliahan. Ada pesan yang sangat bermakna bagi kita yang statusnya mahasiswa, khususnya mahasiswa baru, Janganlah hanya menjadi mahasiswa seperti batu yang terselip dalam pondasi, yang hanya bertahan pada satu tempat berdiam. Sama halnya dengan mahasiswa yang hanya duduk di bangku kuliah tanpa memberikan umpan balik dalam perkuliahan. Janganlah cukup menjadi “mahasiswa kupu-kupu” yang artinya mahasiswa tersebut hanya datang untuk perkuliahan semata. Sementara untuk informasi lainnya yang ada di kampus tidak ia hiraukan jika tidak ada sangkut pautnya dengan mata kuliah.



Termasuk golongan manakah Anda ???