Minggu, 30 Maret 2014

PENDAKIAN PUNCAK GUNUNG SINABUNG



Menapakaki Puncak Tertinggi Gunung Sinabung


     Perjalanan ini sebenarnya tidak pernah di rencanakan sama sekali, dan aku juga tidak terpikirkan akan pergi mendaki gunung sinabung di saat saat setelah ujian sekolah selesai. hari terkahir setelah ujian sekolah selesai, aku dan teman - temanku yang biasa nongkrong kumpul di bawah pohon. Awalnya tidak ada terpikirkan oleh kami untuk membicarakan soal pendakian, tetapi teman ku alex tiba - tiba saja nyeletuk tentang kejenuhan tugas dan ujian sekolah ini, akhirnya kami membuat satu planning untuk pergi liburan ke satu tempat yang bisa menenangkan pikiran kami.


     Akhirnya tecetuslah oleh kami soal pendakian menuju puncak gunung sinabung. esoknya aku dan teman - teman ku pun berkumpul di gedung olahraga untuk pergi berangkat ke gunung sinabung, kalau bisa di bilang, persiapan mendaki kami tidak begitu matang dan itu terkesan kepepet. hahaha

    Akhirnya kami pun berangkat dengan peralatan seadanya dan stock makanan yang secukupnya untuk berangkat ke kabanjahe, dekat danau lau kawarr dimana gunung sinabung berada berdiri tegak dan kokoh di bawah danau lau kawar. kami pun sampai di kota kabanjahe kabupaten Karo, kami ingin melanjutkan perjalanan ke kecamatan Naman Teran, Kabupaten Karo, Provinsi Sumatera Utara, tetapi perjalan kami terhambat di karenakan kami tidak mendapatkan bis ke sana karena hari sudah larut malam, akhirnya kami memutuskan untuk beristirahat malam ini di masjid kota kabanjahe.

     Ke esokan Harinya kami pun melanjutkan perjalanan kami ke kecamatan Naman Teran, dimana gunung sinabung berada. sesampainya di sana kami pun melakukan persiapan untuk logistik dan registrasi. sebelum kami memulai pendakian kami berdoa terlebih dahulu, di pintu gerbang utama hutan rimba gunung sinabung.

      kami pun mulai mendaki, selangkah demi selangkah di jalan setapak hutan menuju puncak gunung sinabung, di tengah perjalanan tiba tiba saja temanku alex, lehernya di gigit oleh serangga yang ada di hutan itu, dia merintih kesakitan, badannya tiba tiba meriang dan tak kuasa melangkahkan dan melanjutkan perjalanan menuju puncak. kami pun berhenti sejenak untuk merawat dia dan menunggu keadaan dia pulih, kami pun membangun tenda di pos pemberhentian ke 2. malam pun tiba, akhirnya teman ku alex sudah mulai membaik, jadi kami terus memotivasi dia agar tidak menyerah begitu saja, karena langkah kita sudah begitu jauh dan langkah ini tidak akan berhenti di sini. akhirnya kami memutuskan akan melanjutkan pendakian menuju puncak sinabung jam 01.00 WIB, untuk mendaptakan sunrise.

     Kami pun beristirahat sejenak untuk mengumpulkan energi dalam menuju pendakian nanti jam 01.00 dini hari nanti. waktu pun menunjukkan pukul 01.00 WIB, kami pun bangun dan mempersiapkan logistik dan peralatan yang akan di bawa menuju puncak, tetapi tas, baju baju dan tenda kami tinggal di pos ke 2 karena itu bakal memberatkan perjalanan menuju pendakian, karena perjalanan ke puncak sangat terjal.

     Kami pun melangkah dan melanjutkan pendakian , langkah demi langkah aku langkahkan. akhirnya kami pun sampai di puncak tertinggi gunung sinabung tepat pada pukul 05.15 WIB, ternyata pendakian ku menuju puncak sinabung berhasil aku taklukkan bersama ke 4 sahabat ku alex,bonar,luksy dan lilo, aku bersyukur kepada Allah SWT karea bisa berhasil mencapai puncak. 

   Woww, subhanallah pemandangannya dari puncak sinabung begitu luar biasaa dan menakjubkan, aku bisa melihat daratan sumatera utara dari puncak ini, subhanallah Allah SWT menciptakan bumi yang seindah ini dan se fantassis ini...di atas puncak aku juga semakin merasa dekat dengan Allah SWT. sungguh luar biasa pendakian kali ini dan ini menjadi perjalana yang tidak akan pernah aku lupakan.

   Dari perjalanan dan pendakian ini aku belajar tentang arti kata pantang menyerah persahabatan, dan kebersamaan. jadi apapun cita cita yang ingin kita gapai, gantungkan itu tepat 5 cm di depan mata kita dan jangan pernah menyerah karena cita cita itu bakal tercapai walaupun banyak rintangan yang menghadang, tetapi kita pasti bisa melewati rintangan tersebut. so never give up teman teman. :)

















DEMOKRASI INDONESIA MAU DIBAWA KEMANA


DEMOKRASI INDONESIA MAU DI BAWA KEMANA ??


BAB I


PENDAHULUAN


A. Latar Belakang


Sebelum kita mengetahui tentang demokrasi yang berkembang di indonesia, ada baiknya kita tahu dulu apa itu demokrasi ?

Demokrasi adalah pemerintahan dari rakyat, oleh rakyat, dan untuk rakyat. Demokrasi merupakan bentuk pemerintahan politik yang kekuasaan pemerintahannya berasal dari rakyat.

Kesadaran akan pentingnya demokrasi sekarang ini sangat tinggi. Hal ini dapat dilihat dari peran serta rakyat Indonesia dalam melaksanakan Pemilihan Umum baik yang dilaksakan oleh pemerintah pusat dan pemerintah daerah. Ini terlihat dari jumlah pemilih yang tidak menggunakan hak pilihnya yang sedikit. Pemilihan umum ini langsung dilaksanakan secara langsung pertama kali

untuk memilih presiden dan wakil presiden serta anggota MPR, DPR, DPD, DPRD di tahun 2004. Walaupun masih terdapat masalah yang timbul ketika waktu pelaksanaan. Tetapi masih dapat dikatakan sukses.

Setelah suksesnya Pemilu tahun 2004, mulai bulan Juni 2005 lalu di 226 daerah meliputi 11 propinsi serta 215 kabupaten dan kota, diadakan Pilkada untuk memilih para pemimpin daerahnya. Sehingga warga dapat menentukan peminpin daerahnya menurut hati nuraninya sendiri. Tidak seperti tahun tahun yang dahulu yang menggunakan perwakilan dari partai. Namun dalam pelaksanaan pilkada ini muncul penyimpangan penyimpangan. Mulai dari masalah administrasi bakal calon sampai dengan yang berhubungan dengan pemilih.


B. Rumusan Masalah

1. Bagaimana Demokrasi di Indonesia Sekarang Ini?

C. Tujuan

Tujuan penulisan makalah ini adalah dapat mengerti tentang demokrasi di Indonesia sekarang ini dan peran demokrasi itu sendiri terhadap Pembangunan Nasional negara Indonesia.

BAB II

TEORI-TEORI

A. Pengertian Demokrasi


Menurut Internasional Commision of Jurits

Demokrasi adalah suatu bentuk pemerintahan oleh rakyar dimana kekuasaan tertinggi ditangan rakyat dan di jalankan langsung oleh mereka atau oleh wakil-wakil yang mereka pilih dibawah sistem pemilihan yang bebas. Jadi, yang di utamakan dalam pemerintahan demokrasi adalah rakyat.

Menurut Lincoln

Demokrasi adalah pemerintahan dari rakyat, oleh rakyat, dan untuk rakyat (government of the people, by the people, and for the people).

BAB III

PEMBAHASAN


A. Demokrasi Di Indonesia Saat Ini


Demokrasi Indonesia pasca kolonial, kita mendapati peran demokrasi yang makin luas. Di zaman Soekarno, kita mengenal beberapa model demokrasi. Partai-partai Nasionalis, Komunis bahkan Islamis hampir semua mengatakan bahwa demokrasi itu adalah sesuatu yang ideal. Bahkan bagi mereka, demokrasi bukan hanya merupakan sarana, tetapi demokrasi akan mencapai sesuatu yang ideal. Bebas dari penjajahan dan mencapai kemerdekaan adalah tujuan saat itu, yaitu mencapai sebuah demokrasi. Oleh karena itu, orang makin menyukai demokrasi.

Demokrasi yang berjalan di Indonesia saat ini dapat dikatakan adalah Demokrasi Liberal. Dalam sistem Pemilu mengindikasi sistem demokrasi liberal di Indonesia antara lain sebagai berikut:

1. Pemilu multi partai yang diikuti oleh sangat banyak partai. Paling sedikit sejak reformasi, Pemilu diikuti oleh 24 partai (Pemilu 2004), paling banyak 48 Partai (Pemilu 1999). Pemilu bebas berdiri sesuka hati, asal memenuhi syarat-syarat yang ditetapkan KPU. Kalau semua partai diijinkan ikut Pemilu, bisa muncul ratusan sampai ribuan partai.

2. Pemilu selain memilih anggota dewan (DPR/DPRD), juga memilih anggota DPD (senat). Selain anggota DPD ini nyaris tidak ada guna dan kerjanya, hal itu juga mencontoh sistem di Amerika yang mengenal kedudukan para anggota senat (senator).

3. Pemilihan Presiden secara langsung sejak 2004. Bukan hanya sosok presiden, tetapi juga wakil presidennya. Untuk Pilpres ini, mekanisme nyaris serupa dengan pemilu partai, hanya obyek yang dipilih berupa pasangan calon. Kadang, kalau dalam sekali Pilpres tidak diperoleh pemenang mutlak, dilakukan pemilu putaran kedua, untuk mendapatkan legitimasi suara yang kuat.

4. Pemilihan pejabat-pejabat birokrasi secara langsung (Pilkada), yaitu pilkada gubernur, walikota, dan bupati. Lagi-lagi polanya persis seperti pemilu Partai atau pemilu Presiden. Hanya sosok yang dipilih dan level jabatannya berbeda. Disana ada penjaringan calon, kampanye, proses pemilihan, dsb.

5. Adanya badan khusus penyelenggara Pemilu, yaitu KPU sebagai panitia, dan Panwaslu sebagai pengawas proses pemilu. Belum lagi tim pengamat independen yang dibentuk secara swadaya. Disini dibutuhkan birokrasi tersendiri untuk menyelenggarakan Pemilu, meskipun pada dasarnya birokrasi itu masih bergantung kepada Pemerintah juga.

6. Adanya lembaga surve, lembaga pooling, lembaga riset, dll. yang aktif melakukan riset seputar perilaku pemilih atau calon pemilih dalam Pemilu. Termasuk adanya media-media yang aktif melakukan pemantauan proses pemilu, pra pelaksanaan, saat pelaksanaan, maupun paca pelaksanaan.

7. Demokrasi di Indonesia amat sangat membutuhkan modal (duit). Banyak sekali biaya yang dibutuhkan untuk memenangkan Pemilu. Konsekuensinya, pihak-pihak yang berkantong tebal, mereka lebih berpeluang memenangkan Pemilu, daripada orang-orang idealis, tetapi miskin harta.Akhirnya, hitam-putihnya politik tergantung kepada tebal-tipisnya kantong para politisi.

Semua ini dan indikasi-indikasi lainnya telah terlembagakan secara kuat dengan payung UU Politik yang direvisi setiap 5 tahunan. Sehingga dapat disimpulkan bahwa sistem demikian telah menjadi realitas politik legal dan memiliki posisi sangat kuat dalam kehidupan politik nasional.

Pesta demokrasi yang kita gelar setiap 5 tahun ini haruslah memiliki visi kedepan yang jelas untuk membawa perubahan yang fundamental bagi bangsa Indonesia yang kita cintai ini, baik dari segi perekonomian, pertahanan, dan persaiangan tingkat global. Oleh karena itu, sinkronisasi antara demokrasi dengan pembangunan nasional haruslah sejalan bukan malah sebaliknya demokrasi yang ditegakkan hanya merupakan untuk pemenuhan kepentingan partai dan sekelompok tertentu saja.

Jadi, demokrasi yang kita terapkan sekarang haruslah mengacu pada sendi-sendi bangsa Indonesia yang berdasarkan filsafah bangsa yaitu Pancasila dan UUD 1945.

BAB V

PENUTUP

A. Kesimpulan

Dari pengalaman masa lalu bangsa kita, kelihatan bahwa demokrasi belum membudaya. Kita memang telah menganut demokrsai dan bahkan telah di praktekan baik dalam keluarga, masyarakat, maupun dalam kehidupan bebangsa dan bernegara. Akan tetapi, kita belum membudanyakannya. Membudaya berarti telah menjadi kebiasaan yang mendarah daging. Mengatakan “Demokrasi telah menjadi budaya” berarti penghayatan nilai-nilai demokrasi telah menjadi kebiasaan yang mendarah daging di antara warga negara. Dengan kata lain, demokrasi telah menjadi bagian yang tidak dapat dipisah-pisahkan dari kehidupanya. Seluruh kehidupanya diwarnai oleh nilai-nilai demokrasi.Namun, itu belum terjadi. Di media massa kita sering mendengar betapa sering warga negara, bahkan pemerintah itu sendiri, melanggar nilai-nilai demokrasi. Orang-orang kurang menghargai kebabasan orang lain, kurang menghargai perbedaan, supremasi hukum kurang ditegakan, kesamaan kurang di praktekan, partisipasi warga negara atau orang perorang baik dalam kehidupan sehari-hari maupun dalam kehidupan pilitik belum maksimal, musyawarah kurang dipakai sebagai cara untuk merencanakan suatu program atau mengatasi suatu masalah bersama, dan seterusnya. Bahkan dalam keluarga dan masyarakat kita sendiri, nilai-nilai demokrasi itu kurang di praktekan.



DAFTAR PUSTAKA

http://id.wikipedia.org/wiki/Demokrasi. tanggal 21 April 2009 pukul. 19.20 WIB
Dahlan, Saronji, , S.Pd, M.Pd. Pendidikan Kewarganegaraan,Yogyakarta,2003
Alfian dan Oetojo Oesman, Demokrasi Indonesia, Jakarta,2002
Wijianti, S.Pd. dan Aminah Y., Siti, S.Pd “ Kewarganegaraan (Citizenship)”. Jakarta,2006






Jumat, 25 Oktober 2013

EKONOMI KOPERASI

EKONOMI KOPERASI

Menurut kelompok kami dalam mendirikan koperasi harus berlandaskan hukum dan di jalankan sesuai dengan uu perkoperasian yang telah di buat, koperasi sangat membantu khususnya untuk kalangan ekonomi yang menengah kebawah tetapi pada kenyataannya dan di era globalisasi saat ini sudah  banyak koperasi yang berjalan tidak sesuai oleh undang undang yang berlaku , dan juga ada beberapa koperasi saat ini yang berujung merugikan para anggotanya  (penipuan). Dalam koperasi juga terdapat  hibah, hibah merupakan pemberian uang dan/atau barang kepada Koperasi dengan sukarela tanpa imbalan jasa, sebagai modal usaha, yang sangat membantu untuk masyarakat yang menengah kebawah apabila di bandingkan dengan hibah yang berada di bank.
Pada bab 2 pasal 6 ayat 3 anggota berpartisipasi aktif dalam kegiatan ekonomi Koperasi apabila pada kenyataannya benar benar terjadi itu menimbulkan sifat solidaritas yang tinggi antar anggota dan juga menjungjung tinggi rasa simpati terhadap pemimpin. Untuk bab 4 pasal 7 tentang koperasi Primer didirikan oleh paling sedikit 20 (dua puluh) orang perseorangan dengan memisahkan sebagian kekayaan pendiri atau Anggota sebagai modal awal Koperasi, itu sangat baik dan saran dari kelompok kami  sebaiknya ditingkatkan lagi agar lebih meningkatkan tali silahturami antar anggotanya.
Pada Bab 5 Pasal 26 ayat 3 Keanggotaan Koperasi bersifat terbuka bagi semua yang bisa dan mampu, jadi semua kalangan masyarakat bisa masuk menjadi anggota koperasi asalkan mereka bisa mempertanggung jawabkan keanggotaan mereka di koperasi.
Pada Bab 6 bagian kedua Pasal 35 Berisi tentang : Keputusan Rapat Anggota diambil berdasarkan musyawarah untuk mencapai mufakat. Tetapi pada kenyataannya sebagian dari keanggotaan Koperasi masih mengambil keputusan sendiri tanpa bermusyawarah dulu dengan anggota koperasi lainnya.
Pada Bab 6 Bagian keempat Pasal 57 mengenai Ketentuan mengenai susunan, pembagian tugas, dan wewenang Pengurus diatur dalam Anggaran Dasar,  Gaji dan tunjangan setiap Pengurus ditetapkan oleh Rapat Anggota atas usul Pengawas. Menurut Kelompok kami susunan dan pembagian tugas itu harus sesuai dengan kemampuan yang dimiliki setiap anggota koperasi. Dan Juga masalah Gaji dalam keanggotaan jangan sampai membuat kinerja kita menjadi menurun, karena gaji bukanlah prioritas utama dalam koperasi.
Kalo menurut kelompok kami pada kenyataannya di era globalisasi saat ini yang sudah maju, dalam jumlah peminat untuk bergabung atau mendirikan suatu koperasi semakin berkurang dan sudah cukup banyak terjadi penyimpangan yang sudah tidak sesuai dengan prosedur uu koperasi, seperti halnya yang terjadi dalam uu koperasi bab ix pasal 82 tentang Jenis Koperasi sebagaimana dimaksud pada ayat (1) didasarkan pada kesamaan kegiatan usaha dan/atau kepentingan ekonomi Anggota. Mungkin sebagian besar koperasi masih mengikuti pasal tersebut tetapi ada beberapa koperasi yang pada nyatanya hanya memikirkan kepentingan pendiri atau bahkan dirinnya sendiri bukan untuk kepentingan ekonomi para anggotanya seperti halnya koperasi langit biru.
Seperti halnya yang terdapat pada UU koperasi bab x pasal 93 yang berisi tentang Koperasi Simpan Pinjam wajib menerapkan prinsip kehati-hatian. Menurut saya prinsip tersebut sangat tepat dalam usaha memajukan perkoperasian yang ada di Indonesia, baik berhati – hati terdahap anggotanya atau pun terhadap koperasinya itu sendiri karna di era globalisasi saat ini semakin maraknya kasus penipuan dan saran saya apabila ingin mendaftar kan sebagai anggota harus mengetahui seluk beluk ataupun latar belakang dari koperasi itu sendiri. Dan juga dalam pasal 93 di ayat ke 3 tentang memberikan Pinjaman, Koperasi Simpan Pinjam wajib menempuh cara yang tidak merugikan koperasi Simpan Pinjam dan kepentingan penyimpan, dalam ayat tersebut jelas dikatakan dalam mengikuti suatu organisasi harus saling menguntungkan karna itu merupakan salah satu tujuannya diadakannya koperasi biar anggota dan pemegangnya pun sama sama saling menguntungkan.
Pada BAB XI pengawasan dan pemeriksaan pada Pasal 96 Pengawasan terhadap Koperasi wajib dilakukan untuk meningkatkan kepercayaan para pihak terhadap Koperasi. Kami sangat setuju karena dengan adanya pengawasan ini dilakukan dengan cara melalui pelaporan, pemantauan, dan evaluasi terhadap Koperasi. Dalam melakukan pemeriksaan terhadap koperasi haruslah sesuai dengan ketentuan peraturan perundang-undangan.
BAB XII PENGGABUNGAN DAN PELEBURAN pada Pasal 101 koperasi dapat menggabungkan atau meleburkan diri dengan koperasi lain untuk membentuk suatu koperasi baru asal wajib memperhatikan kepentingan anggota dan karyawannya dan tidak bisa mengambil keputusan dengan sepihak harus dngan persetujuan rapat anggota masing-masing koperasi. Koperasi hasil gabungan pun hak dan kewajibannya beralih menjadi peleburan.

Nama Kelompok              :- Muhammad Azhari Lubis
                                                  -Rsty
                                                  -Rishanty

                                                  -Nurul Agista Putri

Taekwondo

TAEKWONDO IS MY LIFE


Apa sih taekwondo itu ? 
pengen tau apa taekwondo itu ? itu jg hal yang aku tnyakan pada diriku pribadi sewaktu aku kelas 3 SMP, aku pertama kali mengenal olahraga beladiri taekwondo dari pertunjukan yang ada disekolah aku.


Taekwondo (juga dieja Tae Kwon Do, Taekwon-Do) adalah olahraga bela diri asal Korea yang juga populer di Indonesia, olah raga ini juga merupakan olahraga nasional Korea. Ini adalah seni bela diri yang paling banyak dimainkan di dunia dan juga dipertandingkan di Olimpiade.
Dalam bahasa Korea, hanja untuk Tae berarti "menendang atau menghancurkan dengan kaki"; Kwon berarti "tinju"; dan Do berarti "jalan" atau "seni". Jadi, Taekwondo dapat diterjemahkan dengan bebas sebagai "seni tangan dan kaki" atau "jalan" atau "cara kaki dan kepalan". Popularitas taekwondo telah menyebabkan seni ini berkembang dalam berbagai bentuk. Seperti banyak seni bela diri lainnya, taekwondo adalah gabungan dari teknik perkelahian, bela diri, olahraga, olah tubuh, hiburan, dan filsafat.


itu pengertian taekwondo menurut wikipedia hehehe soalnya saya ga tau pengertiannya, mharap maklum hehe

saya memulai perjalanan di taekwondo setelah tamat dari SMP, aku mulai mwngikuti kegiatan latihan rutin taewknodo di dojang aku, yaitu sekolah aku di SMP NEGERI 2 PEMATANGSIANTAR, 

yaa dari situ aku mulai tau, apa namanya olahrag taekwondo, dan disitu juga aku mendapatkan keluarga baru, teman baru dan ilmu yang baru juga tentunya :))

yaa dari olahraga taekwondo aku belajar bagaimana menghargai waktu, belajar disiplin dan semangat juang yang tinggi. selama aku sebulan belajar taekwondo aku mengalami banyak perkembangan dan  aku diikutkan oleh pelatih aku yang bernama Bismar Sibuea untuk ikut berpartisipasi dalam ajang kejuaraan taekwondo sekota Pematangsiantar, aku pun pertama masih ragu dengan kemampuan bela diriku, tapi berkat dorongan orang2 terdekat dan teman teman aku, aku pun ikut ambil bagian dalam kompetisi itu,
tetapii.....orang tua aku malah tidak setuju dengan aku mengikuti kompetisi taekwondo sekota Pematangsiantar, aku pun membuat yakin kedua orang tua ku akhirnya mereka mengijinkan walaupun mereka masi ada hal yang mengganjal dalam diri mereka bahwa mereka takut aku kenapa2 dalam kompetisi itu,

aku pun mengikuti kompetisi itu untuk pertama kalinya dalam hidupku, tapi dengan semangat dengan orang2 yang terdekat, aku pun bertekad untuk bisa memenangkan kejuaraan taekwondo ini untuk membawa pulang membawa emass....

dan Gilirian aku pun mulai, aku pun mendapat lawan yang lumayan cukup membuat aku takut diawal2 pertandingan, tapii aku punya semangat dan tekad bulat untuk mememnangkan pertandingan ini, dann akhirnya setelah aku mendapat kan tendangan yang cukup keras dikepala lawan aku, aku makin bersememangat untuk memnangkan ini, dan setelah pertandingan usai, aku mendapat skor yang cukup tinggi dari juri, dan akhirnya aku pun menjuarai pertandingan itu.......

to be continued

itu ceritaku untuk hari ini, apa ceritamu ?? :D 

KOPERASI SYARIAH

KOPERASI SYARIAH

Koperasi Syariah merupakan sebuah konversi dari koperasi konvensional melalui pendekatan yang sesuai dengan syariat Islam dan peneladanan ekonomi yang dilakukan Rasulullah dan para sahabatnya.



Koperasi Syariah secara teknis bisa dibilang sebagai koperasi yang prinsip kegiatan, tujuan dan kegiatan usahanya berdasarkan pada syariah Islam yaitu Al-quran dan Assunnah. Pengertian umum dari Koperasi syariah adalah Koperasi syariah adalah badan usaha koperasi yang menjalankan usahanya dengan prinsip-prinsip syariah. Apabila koperasi memiliki unit usaha produktif simpan pinjam, maka seluruh produk dan operasionalnya harus dilaksanakan dengan mengacu kepada fatwa Dewan Syariah Nasional (DSN) Majelis Ulama Indonesia

Koperasi adalah badan usaha yang beranggotakan orang-orang atau badan hukum koperasi dengan melandaskan kegiatannya berdasarkan prinsip koperasi sekaligus sebagai gerakan ekonomi rakyat yang berdasarkan asas kekeluargaan. Koperasi bertujuan untuk menyejahterakan anggotanya.

Tujuan dan Peran Koperasi Syariah

Koperasi syariah bertujuan untuk meningkatkan kesejahteraan anggota pada khususnya dan masyarakat pada umumnya serta turut membangun tatanan perekonomian yang berkeadilan sesuai prinsip islam.

Landasan koperasi syariah :  

Koperasi syariah berlandaskan syariah islam yaitu al-quran dan assunnah dengan saling tolong menolong (ta’awun) dan saling menguatkan (takaful)
Koperasi syariah berlandaskan pancasila dan undang-undang dasar 1945
Koperasi syariah berazaskan kekeluargaan

Fungsi dan Peran Koperasi Indonesia:

Membangun dan mengembangkan potensi dan kemampuan anggota pada khususnya, dan masyarakat pada umumnya, guna meningkatkan kesejahteraan sosial ekonominya;
Memperkuat kualitas sumber daya insani anggota, agar menjadi lebih amanah, professional (fathonah), konsisten, dan konsekuen (istiqomah) di dalam menerapkan prinsip-prinsip ekonomi islam dan prinsip-prinsip syariah islam;
Berusaha untuk mewujudkan dan mengembangkan perekonomian nasional yang merupakan usaha bersama berdasarkan azas kekeluargaan dan demokrasi ekonomi;
Mengembangkan dan memperluas kesempatan kerja;

Prinsip Koperasi syariah:

Kekayaan adalah amanah Allah swt yang tidak dapat dimiliki oleh siapapun secara mutlak.
Manusia diberi kebebasan bermu’amalah selama bersama dengan ketentuan syariah.
Manusia merupakan khalifah Allah dan pemakmur di muka bumi.
Menjunjung tinggi keadian serta menolak setiap bentuk ribawi dan pemusatan sumber dana ekonomi pada segelintir orang atau sekelompok orang saja.

 Usaha-usaha Koperasi Syariah

Usaha koperasi syariah meliputi semua kegiatan usaha yang halal, baik dan bermanfaat (thayyib) serta menguntungkan dengan sistem bagi hasil dan tanpa riba, judi atau pun ketidakjelasan (ghoro).
Untuk menjalankan fungsi perannya, koperasi syariah menjalankan usaha sebagaimana tersebut dalam sertifikasi usaha koperasi.
Usaha-usaha yang diselenggarakan koperasi syariah harus sesuai dengan fatwa dan ketentuan Dewan Syariah Nasional Majelis Ulama Indonesia.
Usaha-usaha yang diselenggarakan koperasi syariah harus tidak bertentangan dengan peraturan perundang-undangan yang berlaku.


Sabtu, 29 Juni 2013

Contoh Kalimat Relative Pronouns

Contoh kalimat pronouns

-          that
# Dogs that live in the wild may have a better immune system.
# The mobile phone that I bought five years ago is still work properly.


-          Which
# The table which was made of oak wood has broken.
# He always eats bread whichever he likes.


-          Who
# The girl who is playing football on the yard is my neighbour.
# I looked for the man who borrowed me money.


-          Whom
# She is the woman to whom I wanted to meet.
# The team whom you were watching has won three gold medals.


-          Whose
# The woman whose plane I want to buy is my old friend.
# The dentist  is with a child whose teeth are causing some problems

Artikel Relative Pronoun


Relative Pronoun adalah kata ganti yang digunakan untuk memperkenalkan relative clauseyang menerangkan noun pada complex sentence. Dengan demikian, relative pronoun merupakan bagian dari relative clause. Di dalam relative clauserelative pronoun dapat berfungsi sebagai subjectobject, atau possessive dimana pada kata ganti ini tidak ada perbedaan pada number (singular atau plural) maupun gender (male atau female). Pronoun ini meliputi: whowhomwhosewhich, dan that dan indefinite pronoun dengan suffix -ever, yaitu: whoeverwhomever, & whichever

Rumus Relative Clause dan Complex Sentence

Relative pronoun merupakan bagian dari relative clause yang tidak dapat berdiri sendiri, melainkan berada di dalam complex sentence (kalimat kompleks). Sedangkan complex sentence merupakan gabungan dari independent clause (kalimat utuh) dan subordinate clause (relative clause). Untuk gambaran lebih jelasnya, dapat dilihat pada rumus berikut.
Relative Clause = Relative Pronoun +/- Subject + Verb
dan
Complex Sentence = Independent Clause + Relative Clause

Contoh:

  • Relative pronoun =  that
  • Relative Clause = that I bought last week
  • Complex Sentence = It is the bicycle that I bought last week.

Contoh Relative Pronoun

Adapun contoh relative pronoun (bold) pada relative clause (garis bawah) di dalam complex sentence dapat dilihat pada tabel sebagai berikut.
Relative PronounKeteranganContoh Relative Pronoun dalam complex sentenceKeterangan
who 
(siapa)
whoever 
(siapapun)
Relative pronoun ini berfungsi menghubungkannoun berupa orang (subject/object of sentence) denganverb pada adjective clause. Di dalamadjective clause,relative pronoun ini berfungsi sebagai subjek atau objek.The boy who is playing football on the yard is my neighbour.
(Anak yang sedang bermain sepakbola di lapangan adalah tetanggaku.)
Who merupakan subjek dari verb= is playing dan memperkenalkan adjective clause yang menerangkan subjek= the boy.
I looked for the man whoborrowed me money.
(Saya mencari pria yang meminjami saya uang.)
Who merupakan subjek dari verb= borrowed dan memperkenalkan klausa yang menerangkan the man.
which 
(yang mana)
whichever 
(yang manapun)
Berfungsi menghubungkan nounbenda, binatang, atau kadang-kadang orang (subject/object of sentence) denganadjective clause. Which lebih spesifik dari what. Di dalam adjective clause, relative pronoun ini merujuk kepada subjek atau objek.The table whichwas made of oak wood has broken.
(Meja yang dibuat dari kayuoak sudah patah.)
Which merupakan subjek dari verb=was made dan memperkenalkan adjective clause yang menerangkan subjek= the table.
He always eats bread whicheverhe likes.
(Dia selalu makan rotu yang manapun dia suka.)
Whichever merupakan objek dari verb= likes dan memperkenalkan klausa yang menerangkan direct object= bread.
whose 
(punya/milik siapa)
Relative pronoun ini berfungsi untuk menyatakan kepemilikan terhadap benda maupun orang yang diterangkan pada bagian klausa-nya.The womanwhose car I want to buy is my old friend.
(Wanita yang mobilnya saya ingin beli adalah teman lama saya.)
-
whom 
(dengan/untuk/kepada siapa)
whomever 
(dengan/untuk/kepada siapapun)
Whom merupakan bentuk yang lebih formal dari who.Whom sering diawali oleh preposition(berfungsi sebagaiobject of preposition). Relative pronoun ini berfungsi sebagai objek padaadjective clause.She is the woman to whom I wanted to meet.
(Dia wanita yang saya ingin temui.)
Whom merupakan object of preposition ”to” serta menerangkan adjective clause yang menerangkan the woman.
The team whom you were watchinghas won three gold medals.
(Tim yang kamu tonton telah memenangkan tiga medali emas.)
Whom merupakan object dari verb= were watching serta memperkenalkan klausa yang menerangkan subjek= the team.
thatRelative pronoun ini berfungsi untuk menghubungkan nounsebagai benda atau kadang-kadang orang (subject/object of sentence) denganadjective clause.Di dalam adjective clause, relative pronoun ini merujuk kepada subjek atau objek. That digunakan pada defining clause (restrictive)Thatcenderung informal (dibanding who danwhich)Cats that live in the wild may have a better immune system.
(Kucing-kucing yang hidup di alam liar mungkin punya sistem imun yang lebih baik.)
That merupakan subjek dari verb= live serta memperkenalkan adjective clause yang menerangkan subjek= cats.
The laptop that I bought five years ago is still work properly.
(Laptop yang saya beli lima tahun lalu masih bekerja dengan baik.)
That merupakan objek dari verb= bought serta memperkenalkan klausa yang menerangkan subjek= laptop.


Relative Pronouns can be singular or plural

Kata ganti relatif bisa tunggal ataupun jamak

WHO
WHO
form for subject - "persons"
bentuk untuk subyek - "orang"
WHO(M)*
WHO(M)*
form for object
bentuk untuk obyek
WHOSE
WHOSE
form for possessive adjective
bentuk untuk pemilik kata sifat
WHICH
WHICH
form for subject or object - "things"
bentuk untuk subyek atau obyek - "benda/hal"
WHAT
WHAT
form for subject or object - "that which"
bentuk untuk subyek atau obyek - "yang mana"



*whom is not usual in talking and writing.
*whom tidak biasa dalam bahasa lisan dan tulisan.
These words take the place of a noun or pronoun that has already been said and so they are called relative pronouns: they relate to those other "things".
Kata-kata ini menggantikan kata benda atau kata ganti yang telah dinyatakan dan oleh sebab itu mereka dinamai kata ganti relatif: mereka berkaitan dengan "hal/benda" lain itu.
They are used in a statement to give extra knowledge of what is talked about in it.
Mereka dipergunakan dalam pernyataan untuk memberitahukan apa yang dibicarakan di dalamnya.
A relative pronoun may be the subject or the object of the statement, but it always comes at its start.
Kata ganti relatif mungkin menjadi subyek atau obyek dari pernyataan, tetapi senantiasa ditempatkan di bagian awal.
"Who" is used for persons and "which" is used for animals or things.
"Who" dipakai bagi orang dan "which" dipakai untuk binatang atau hal/benda.
They may be either singular or plural.
Mereka mungkin tunggal atau jamak.
If the statement does not need to say something about a previous noun or pronoun, "who" or "which" may have the words "this" or "those" before them:
Jika pernyataan tidak mengatakan sesuatu mengenai kata benda atau kata ganti sebelumnya, "who" atau "which" mungkin mengikuti kata "this" atau "those" di depannya:
those who go to her do not come back again
Mereka yang pergi menemuinya tidak kembali lagi
those who have given me their love are loved by me
saya mencintai mereka yang telah mencintai saya
those who had taken us prisoner made request for a song
Mereka yang telah memenjarakan kami meminta dinyanyikan lagu
those who had taken away all that we had gave us orders
Mereka yang telah mengambil semua milik kami memberikan perintah
If these statements had been for one person "this" would have been used in place of "those".
Jika pernyataan ini ditujukan kepada satu orang saja "this" digunakan sebagai ganti dari "those".
The possessive adjective "whose", may be used for both persons and things.
Pemilik kata sifat "whose", bisa digunakan baik bagi orang maupun benda.
Like the other relative forms it is put before the statement and the noun it is referring to comes after it, whether that noun is the subject or the object:
Seperti bentuk relatif lainnya "whose" ditempatkan di depan pernyataan dan kata benda yang digantikan mengikutinya, entah kata benda itu subyek atau obyek:
those whose words are false
Meraka yang berbohong
those whose acts are false
Mereka yang menipu
he whose heart is glad has an unending feast .
Orang yang bersukacita tidak pernah berhenti memuji.
he whose ways are upright will go safely.
Orang yang benar akan selamat.
those whose acts are true are his delight
Orang yang bersukacita karena perbuatannya yang benar
The other word in our Table is "what".
Kata yang lain di tabel kita adalah "what".
It has the sense of "that which":
Mempunyai pengertian "yang":
I will say what I have.
Saya akan mengatakan apa yang saya miliki.
who is able to keep from saying what is in his mind?
Siapa yang dapat mencegah sesorang menyatakan apa yang ada di benaknya?
I will not say what is false to your face.
Saya tidak akan mengatakan kebohongan di hadapanmu.
"What" may also be used when a question is asked:
"What" juga mungkin digunakan untuk bertanya:
what am I to give you?
Apa yang bisa saya berikan kepadamu?
what is the upright man to do?
apa yang dilakukan oleh orang benar?
what is man?
Siapakah manusia?
what is it to him?
Apa artinya bagi dia?
what were all those herds which I saw on the way?
Kawanan ternak apa yang saya jumpai di jalan?